Welcome

Kamis, 17 Mei 2012

DBSK comeback? (part 32) -final

Changmin POV

Hujan yang turun perlahan di luar sana membuatku kembali mengantuk. Hmm… padahal hari ini aku ada jadwal mengajar di kampus. Ya, baru-baru ini aku sudah beralih profesi, bukan sebagai penyanyi lagi, tapi sebagai dosen untuk mata kuliah teknik nuklir. Sudah hampir satu tahun aku tidak bertemu dengan keempat hyungku, tapi aku masih sering berkomunikasi dengan mereka lewat jejaring sosial.

Yunho hyung tetap menjadi guru dance, tapi sekarang dia sudah memiliki sanggar sendiri. Dan aku sempat mendengar juga bahwa dia jadi pemandu fitness. Hebat sekali. Aku berharap aku bisa bertemu dengannya lagi dalam waktu dekat ini.

Junsu hyung, benar-benar jadi penyanyi solo. Dia meraih popularitas yang luar biasa di bawah naungan management milik Lee Junki itu. Terakhir kali kudengar, Junsu hyung akan menikah dengan seorang wanita yang dijodohkan dengannya. Tapi yang jelas, wanita itu bukan Taeyeon, karena Taeyeon sekarang sudah punya kekasih lagi. Tidak percaya? Nanti tunggu saja hari pernikahan Junsu hyung.

Jaejoong hyung sudah punya bayi sekarang. Aku sudah melihatnya. Seorang bayi perempuan yang cantik, mirip dengan kecantikan ayahnya. Ah, pasti sekarang mereka jadi keluarga yang sangat bahagia. Terlebih lagi, Jaejoong hyung sangat dikenal luas sebagai pelatih vokal bebe-rapa penyanyi papan atas dunia.

Yoochun hyung sudah menikah dengan Meissy, baru saja dua bulan yang lalu. Tapi aku tidak datang ke pernikahannya. Karena pernikahannya digelar di Amerika, dan kebetulan waktu itu aku sedang tidak sempat. Kabar terakhir yang kudengar, Yoochun hyung bekerja sebagai presiden direktur di perusahaan warisan kakeknya.

Lalu bagaimana dengan aku? Saat ini aku sedang menjomblo. Hubunganku dengan Bomi sudah tak jelas sejak dia pergi ke Thailand. Surat yang waktu itu disampaikan Yunho hyung padaku, adalah surat yang ditulis Bomi untuk memberitahuku bahwa dia akan pergi ke Thailand. Tapi aku tidak melepasnya di bandara karena pada waktu sama, aku harus meng-hadiri persidangan Yoochun hyung. Jadi kubiarkan saja dia pergi. Kalau memang kami berjodoh, pasti kami akan bertemu lagi.

Aku bahagia dengan keadaan kami sekarang. Meski sudah begitu lama kami tak saling ber-temu, tapi kami sudah tak pernah bertengkar lagi. Komunikasi di antara kami pun masih berjalan lancar walau berjauhan. Tapi rencananya, bulan depan kami akan menghadiri acara SM town di Jepang. Aku sudah tak sabar untuk segera bertemu mereka lagi.

Bip-bip-bip-bip

Ponselku berbunyi menandakan ada panggilan masuk. Aku menatap layarnya. Nomor tak dikenal. Siapa ya?

Langsung saja kuangkat panggilan itu untuk menjawab rasa penasaranku.

“Halo?” ucapku gemetar.

“Changmin oppa?” aku mendengar suara yang berbicara padaku di seberang sana. Suara yang tidak mungkin kulupakan. Ya, itu suara Bomi…

-The end-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar