Welcome

Selasa, 15 Mei 2012

Unbeatable Heart (translate) part 12 final

orginal author : yukie23 at http://www.asianfanfics.com



Yunho POV

Mereka mengatakan bahwa ketika kau mati, kau bisa mengelilingi dunia. Berjalan ke manapun kau mau. Dan di manapun kau berada, kau akan tetap bisa kembali lagi untuk melihat semua yang ingin kau ketahui sekali lagi.

Kadang-kadang, aku berani bersumpah bahwa aku merasa Iseul ada di samping kamarku. Tapi, dia tak pernah meninggalkan jejak, memastikan bahwa tak ada satupun yang tertinggal sebelum dia pergi. Sayangnya, orang-orang yang telah meninggalkan jejak kaki di hatimu… mereka semua pasti akan tetap ada.

Dan kadang-kadang ... ketika aku pergi ke lorong rumah sakit mengunjungi Mr dan Mrs. Kim, aku berani bersumpah bahwa aku merasa Jaejoong berjalan di sampingku seperti yang dia lakukan ketika kami masih kecil. Tapi, itu mungkin hanya kenangan tentangnya saja. Dan dia juga, telah meninggalkan banyak kenangan dalam hatiku…

Jaejoong sudah mencoba. Dia mencoba untuk hidup. Dia berusia delapan belas tahun..

.... Maka sembilan belas

... .. Dua puluh satu ...

... Dua puluh lima .....

... Dua puluh enam ...

Dan di surga, mudah-mudahan, dia akan berusia dua puluh tujuh bersama saudaranya. Aku merasa, Iseul masih berusia 17 di surga sana, dan Jaejoong pun berusia 17.

Ia mampu mengalahkan Leukemia, namun Ataksia tak ada obatnya. Tapi, ia tinggal enam tahun lebih lama daripada orang biasa dengan melawan Ataksia. Itu sungguh sesuatu yang luar biasa. Aku benar-benar terkejut dia mampu bertahan hidup begitu lama.

Mr dan Mrs Kim ... mereka tidak benar-benar sendirian. Mereka mengadopsi seorang anak. Mereka menamakannya Sook Ae. Dia menjaga perusahaan Jaejoong selama beberapa tahun di akhir sisa hidup Jaejoong. Aku yakin dia juga mencintai anak itu seperti dia mencintai Iseul.

Lalu bagaimana denganku? Sepertinya kanker telah benar-benar meninggalkan tubuhku. Aku sehat, dan aku mewarisi perusahaan ibuku. Aku berencana untuk segera menikah. Aku tahu aku tidak bisa menemukan orang lain yang seperti Iseul, tapi aku juga tahu, dia tidak ingin aku sendirian.

Jadi, inilah aku. Si kembar itu telah meninggalkanku, tapi setiap hari, aku masih merasa seolah mereka ada di sampingku, dan memanggilku idiot.

“Kau bisa hidup untuk dirimu sendiri sekarang.” Jaejoong pernah mengatakannya padaku, hanya beberapa hari sebelum kematiannya.

Aku ingat waktu itu aku tersenyum padanya. “Tidak.” Kataku. “Aku akan selalu hidup untuk kalian.”
 
Bagi kami, Iseul tidak pernah mati. Dia sedang menunggu kami, di surga sana.

Tetapi saat ini, aku masih ingin menjalani hidupku.

Suatu saat nanti, jika waktuku tiba, aku akan menyusul mereka. Dan aku berharap, aku bisa bertemu lagi dengan si kembar itu.

Bahkan sekalipun jalan yang harus kulalui lebih panjang…

Karena pada akhirnya, tidak peduli berapa lama hidupmu.

Yang terpenting adalah apa yang bisa kau lakukan dalam hidup itu.

Harapan adalah cahaya

Keputusasaan adalah kehancuran

Kenangan adalah kenyaraan

Masa depan adalah kebebasan

Senyuman adalah bukti

Air mata adalah symbol

Sakit adalah petunjuk

Sebuah kesempatan yang tak terbatas

Di punggung ini,

Ada sayap tak terlihat,

Dari dasar lubuk hati,

Aku selalu bangga.

Satu hal,

Yang paling penting.

Sampai kau berhasil mendapatkannya,

Jangan pernah menyerah.

負けない 心 – hati yang tak terkalahkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar